Rabu, 14 Desember 2011

Lindungi Telinga Saat Mendengarkan Musik Oleh Yahoo! Special Projects * Postingan

Kini hampir semua gadget dapat memutar lagu; mulai dari ponsel harga ratusan ribu sampai laptop belasan juta rupiah. Nah, sering kali kita sering menggunakan earphone atau headphone saat mendengarkan musik agar tidak mengganggu orang lain.

Sayangnya, ada risiko munculnya gangguan pendengaran dan gangguan pada telinga untuk mereka yang terlalu lama mengenakan earphone atau headphone untuk mendengarkan musik. Jika ada kerusakan permanen pada telinga, salah satu risikonya adalah kehilangan atau menurunnya fungsi pendengaran secara dini.

Kemungkinan lain adalah terjadi tinnitus alias gejala suara berdering di dalam telinga saat kondisi sunyi senyap. Tinnitus ini dapat menyebabkan kelelahan mental, bahkan depresi, dan halusinasi seakan mendengar musik.

Sebenarnya menggunakan earphone atau headphone tidak menyebabkan gangguan pendengaran. Penyebab gejala gangguan pendengaran tersebut lebih pada kebiasaan cara mendengarkan musik.
Jika Anda sering mendengarkan musik dengan volume keras dalam jangka waktu lama dan terus menerus, seperti memakai earphone seharian, atau menonton konser bersuara keras tanpa pelindung telinga, maka telinga Anda akan "kelelahan" dan akan kurang efektif saat harus mendengar suara pada tingkat volume normal.

Tentunya gejala ini tidak hanya dipicu karena mendengarkan musik. Bagi Anda yang bekerja di daerah proyek pembangunan juga mengalami risiko sama, tapi dengan penyebab yang berbeda. Suara bising mesin alat berat yang terdengar terus menerus sepanjang hari akan bisa memicu timbulnya tinnitus.

Anda dapat menghindarinya dengan mengikuti beberapa tips berikut:
1. Batasi volume pemutar musik saat mendengarkan dengan earphone dan headphone
Mendengarkan musik pada tingkat volume yang keras akan membuat telinga Anda lelah. Tingkat volume yang wajar ada di kisaran 85db atau sekitar 60% tingkat volume di kebanyakan perangkat pemutar musik. Beberapa gadget juga memiliki fitur volume limit yang dapat membatasi tingkat volume maksimal sehingga tidak terlalu keras.

2. Gunakan earphone atau headphone dengan fitur noise cancelling
Salah satu alasan seseorang mendengarkan musik keras-keras adalah untuk memblokir suara bising di sekelilingnya. Nah, Anda tidak perlu lagi menaikkan volume hanya untuk memperoleh ketenangan saat mendengarkan musik. Gunakan saja earphone atau headphone yang memiliki fitur noise-cancelling atau noise-isolating. Dengan begitu, musik dapat diputar pada tingkat yang wajar tanpa terganggu suara bising di luar.

3. Bersihkan earphone
Jika suka menggunakan earphone, pastikan earbud yang masuk ke telinga dalam keadaan bersih sebelum digunakan. Kotoran pada earphone yang masuk ke telinga dapat menimbulkan infeksi telinga yang ujung-ujungnya mengganggu pendengaran.

4. Istirahatkan telinga
Mungkin ini tips yang paling sulit dilakukan. Seasyik apapun musik yang sedang didengarkan, tidak akan sepenting kesehatan telinga Anda. Istirahatkan telinga selama 5 menit setiap 15 menit agar telinga tetap prima.

5. Perhatikan durasi Anda menggunakan earphone
Kuncinya adalah porsi yang wajar. Ibaratnya, olahraga memang menyehatkan tapi terlalu banyak berolahraga bisa menimbulkan masalah kesehatan juga. Mendengarkan musik selama berjam-jam setiap hari akan membuat telinga bekerja keras dan akhirnya menurun fungsinya.

Mengubah kebiasaan bukanlah hal yang mudah. Namun bila kesehatan yang menjadi taruhannya, mencegah selalu lebih baik dari mengobati.

kado ultah ku


hadiah dari kekasihku beibh... thanks sayanggggggg

Minggu, 20 November 2011

minggu sore...

huuuuuuuuuuuuuuuuuu kesellllllllllll
kenapa sih klo bikin janji pasti gak ditepatin....
bikin kesel aja deh
sebel sebel sebel
kaya gak niat aja mau jalan....

Selasa, 18 Oktober 2011

Deteksi Gangguan Penglihatan Sedini Mungkin

Saat ini, jumlah penyandang low vision di seluruh dunia mencapai 245 juta orang. Angka tersebut lebih banyak daripada jumlah penyandang tuna netra yang jumlahnya 39 juta orang.

“Low vision adalah gangguan penglihatan dan lapang pandang menetap setelah melalui tindakan pengobatan dan atau operasi yang maksimal.” jelas dr Ine Renata Musa, SpM, dalam Seminar Sehari Rehabilitasi Penglihatan bagi Low Vision, Bandung, Sabtu (15/10).

Beberapa tindakan yang bisa diberikan kepada para penderita gangguan penglihatan tersebut, papar Ine, meliputi evaluasi dan rehabilitasi.

Evaluasi bertujuan untuk menentukan alat bantu yang dibutuhkan oleh para penderita. Alat bantu itu bisa berupa alat bantu optik seperti kaca pembesar dan teropong, bisa juga berupa alat bantu nonoptik seperti buku berhuruf besar, buku tulis bergaris tebal dan buku yang bersuara.

Sementara itu, rehabilitasi bagi penyandang low vision meliputi pelatihan orientasi, mobilitas, stimulasi dini dan pelatihan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. “Tindakan ini penting dilakukan, mengingat hal itu dapat memaksimalkan peran para penderita dalam kehidupan sosial kemasyarakatan walau dengan kemampuan mereka yang terbatas,” terang dokter spesialis mata dari RSM Cicendo Bandung itu.

Rehabilitasi bisa dilakukan dengan cara memberi warna kontras pada berbagai peralatan atau perkakas rumah tangga. Penggunaan piring berwarna hitam misalnya, kata Ine, akan memudahkan penderita mengenali nasi yang berwarna putih. Demikian juga halnya dengan meletakkan gula atau garam dalam wadah yang berwarna gelap.

Selain itu, memberi warna kontras pada bibir tangga juga akan membantu para penderita low vision. “Jadi mereka tidak hanya mengandalkan tongkat saja ketika menaiki tangga,” imbuhnya.

Rehabilitasi penglihatan, tutur Ine lagi, memang tidak akan mengembalikan penglihatan para penderita low vision ke keadaan normal. Namun dengan tindakan tersebut, mereka dapat memaksimalkan kemampuan penglihatan yang ada. Sehingga bisa lebih percaya diri, mandiri dan menjadikan hidup lebih bermakna.

Senin, 25 April 2011

Memilih Jenis Kelamin Bayi

Saat ini anda dapat memilih jenis kelamin bayi dengan tingkat keakuratan mencapai lebih dari 85%.
Sejarah membuktikan bahwa manusia sangat memperlukan kemampuan untuk memilih jenis kelamin bayi. Beberapa alasan yang dikemukakan di sejarah menyebutkan bahwa hak waris merupakan salah satu hal mengapa cara memilih jenis kelamin bayi dibutuhkan. Dewasa ini orang tua memang tidak lagi mempersoalkan/memilih jenis kelamin bayi lagi, namun demikian kita tentunya menginginkan dapat berkesempatan untuk mempunyai bayi laki-laki dan bayi perempuan.
Sebelum kami bahas lebih lanjut mengenai cara memilih jenis kelamin bayi, ada baiknya kami sampaikan terlebih dahulu mengenai teori kromosom yang menentukan jenis kelamin bayi. Seorang pria/laki-laki mempunyai dua jenis kromosom pada sel sperma yaitu kromosom X dan kromosom Y (selanjutnya terkenal dengan nama kromosom XY), sedangkan seorang wanita mempunyai kromosom XX (keduanya kromosom X).
Kromosom X mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Bentuk lebih besar
- Gerakan lebih lambat
- Mempunyai umur lebih dari 72 jam (3 hari)
- Lebih tahan pada suasana vagina dengan pH asam
Kromosom Y mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Bentuk lebih kecil
- Gerakan lebih cepat
- Mempunyai umur paling lama 48 jam (2 hari)
- Lebih tahan pada suasana vagina dengan pH basa
Jenis kelamin bayi ditentukan oleh kromosom yang membangunnya. Bayi akan memperoleh satu kromosom dari ayah dan satu kromosom lagi dari ibunya. Bila bayi mendapatkan kromosom Y dari sang ayah maka akan terbentuk kromosom XY yang menentukan jenis kelamin bayi laki-laki/pria. Bila ia mendapatkan kromosom X dari sang ayah maka akan terbentuk kromosom XX yang menentukan jenis kelamin bayi perempuan/wanita. Untuk lebih jelasnya dapat terlihat pada ilustrasi sebagai berikut :
Kromosom pada Istri/Perempuan/Wanita (X1X2)
Kromosom pada Suami/Pria/Laki-Laki (X3Y4)
Himpunan kemungkinan pasangan yang muncul adalah
- X1X3 (kromosom ibu X1 dan kromosom ayah X3) : Bayi Perempuan/Wanita
- X1Y4 (kromosom ibu X1 dan kromosom ayah Y4) : Bayi Laki-laki/Pria
- X1X2 (kromosom ibu X2 dan kromosom ayah X3) : Bayi Perempuan/Wanita
- X1Y2 (kromosom ibu X2 dan kromosom ayah Y4) : Bayi Laki-laki/Pria
Dengan demikian kemungkinan untuk mendapatkan bayi laki-laki/pria adalah 50% dan kemungkinan untuk mendapatkan bayi perempuan/wanita juga sebesar 50%
Dengan mengetahui karakteristik kromosom X dan karakteristik kromosom Y, maka kita dapat mempertinggi memilih jenis kelamin bayi dengan cara mempertinggi kemungkinan lahirnya bayi laki-laki (bila yang diinginkan bayi laki-laki) atau mempertinggi kemungkinan lahirnya bayi perempuan (bila yang diinginkan bayi perempuan).
Ada banyak teori yang mengajarkan bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi, namun pada kesempatan ini kami akan menjelaskan cara yang paling sederhana dengan memanfaatkan karakteristik sel spermatozoa dengan kromosom X dan sel spermatozoa dengan kromosom Y.
Cara Memilih Jenis Kelamin Bayi Laki-Laki / Pria (Kromosom XY)
Untuk mendapatkan/memilih jenis kelamin bayi laki-laki, anda harus banyak memakan menu ikan dan menghindari menu daging pada makanan sehari-hari. Secara medis ikan akan menghasilkan zat yang menyebabkan pH vagina yang lebih basa sehingga daya tahan kromosom Y di vagina lebih lama.
Mengenai puasa berhubungan intim/hubungan seksual, disebutkan bahwa suami harus berpuasa melakukan hubungan seks selama minimal 5 hari sebelum masa subur wanita/istri. Ini dimaksudkan agar tidak ada lagi sel sperma dengan kromosom X yang bertahan di vagina/rahim istri. Puasa ini juga dimaksudkan untuk mempertinggi kesuburan pria (kualitas sperma)
Hubungan seksual/hubungan intim sebaiknya dilakukan pada saat masa subur (12 jam sebelum ovulasi terjadi atau 12 jam setelah ovulasi terjadi). Ini dimaksudkan agar sel spermatozoa dengan kromosom Y yang berukuran lebih kecil dan gerakannya lebih cepat dapat segera membuahi sel telur sebelum sel spermatozoa dengan kromosom X yang bentuknya lebih besar dan gerakannya lebih lambat dapat mencapai rahim dan sama-sama berpeluang untuk membuahi sel telur.
Apabila dimungkinkan, istri harus mengalami orgasme terlebih dahulu sebelum suami ejakulasi. Hal ini didasari dengan adanya penelitian bahwa pada saat orgasme istri akan mengeluarkan cairan yang bersifat basa/alkali sehingga akan mengurangi kadar pH dan Vagina menjadi lebih basa (suasana basa disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom Y)
Cara Memilih Jenis Kelamin Bayi Perempuan/Wanita(Kromosom XX)
Berlawanan dengan metoda diatas sekarang kita dapat mengetahui bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara banyak mengkonsumsi daging dibandingkan ikan untuk memunculkan suasana pH yang lebih asam di vagina sehingga sel sperma dengan kromosom Y akan mati karena tidak tahan dengan suasana pH tersebut.
Karena sel sperma dengan kromosom Y mempunyai umur lebih pendek dibandingkan dengan kromosom X, dengan hubungan seksual / hubungan intim yang teratur sebetulnya sudah meningkatkan kemungkinan lahirnya bayi perempuan/wanita. Namun untuk lebih pastinya anda dapat memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara melakukan puasa hubungan intim/hubungan seksual pada saat masa subur.
Hubungan seksual /hubungan intim sebaiknya dilakukan 2-3 hari sebelum masa subur dengan maksud pada selang waktu 2-3 hari tersebut sel sperma dengan kromosom Y akan mati sebelum ovulasi terjadi. Dengan demikian sel spermatozoa dengan kromosom X yang masih terdapat di rahim mempunyai kesempatan lebih tinggi untuk membuahi sel telur pada saat terjadinya ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sel spermatozoa dengan kromosom X sudah siap untuk membuahi sel telur.
Berlawanan dengan cara memilih jenis kelamin bayi laki-laki, untuk mendapatkan/memilih jenis kelamin perempuan, istri tidak perlu mengalami orgasme sehingga pH vagina tetap dalam pH asam (suasana yang disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom X)
Teori ini memang sangat sederhana dan menurut penelitian, keakuratannya sangat tergantung dengan kemampuan anda untuk membaca kapan masa subur itu terjadi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini. Bagi anda yang belum mengetahui tentang masa subur wanita / kapan ovulasi terjadi anda dapat anda baca kembali arsip kami yang lain di alamat situs http://e-kehamilan.blogspot.com
Teori ini merupakan salah satu dari sekian banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter anda mengenai bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi. Kami akan menyambung teori-teori yang lain untuk memilih jenis kelamin bayi pada kesempatan yang lain. Selamat mencoba dan semoga berhasil.