Rabu, 14 Desember 2011

Lindungi Telinga Saat Mendengarkan Musik Oleh Yahoo! Special Projects * Postingan

Kini hampir semua gadget dapat memutar lagu; mulai dari ponsel harga ratusan ribu sampai laptop belasan juta rupiah. Nah, sering kali kita sering menggunakan earphone atau headphone saat mendengarkan musik agar tidak mengganggu orang lain.

Sayangnya, ada risiko munculnya gangguan pendengaran dan gangguan pada telinga untuk mereka yang terlalu lama mengenakan earphone atau headphone untuk mendengarkan musik. Jika ada kerusakan permanen pada telinga, salah satu risikonya adalah kehilangan atau menurunnya fungsi pendengaran secara dini.

Kemungkinan lain adalah terjadi tinnitus alias gejala suara berdering di dalam telinga saat kondisi sunyi senyap. Tinnitus ini dapat menyebabkan kelelahan mental, bahkan depresi, dan halusinasi seakan mendengar musik.

Sebenarnya menggunakan earphone atau headphone tidak menyebabkan gangguan pendengaran. Penyebab gejala gangguan pendengaran tersebut lebih pada kebiasaan cara mendengarkan musik.
Jika Anda sering mendengarkan musik dengan volume keras dalam jangka waktu lama dan terus menerus, seperti memakai earphone seharian, atau menonton konser bersuara keras tanpa pelindung telinga, maka telinga Anda akan "kelelahan" dan akan kurang efektif saat harus mendengar suara pada tingkat volume normal.

Tentunya gejala ini tidak hanya dipicu karena mendengarkan musik. Bagi Anda yang bekerja di daerah proyek pembangunan juga mengalami risiko sama, tapi dengan penyebab yang berbeda. Suara bising mesin alat berat yang terdengar terus menerus sepanjang hari akan bisa memicu timbulnya tinnitus.

Anda dapat menghindarinya dengan mengikuti beberapa tips berikut:
1. Batasi volume pemutar musik saat mendengarkan dengan earphone dan headphone
Mendengarkan musik pada tingkat volume yang keras akan membuat telinga Anda lelah. Tingkat volume yang wajar ada di kisaran 85db atau sekitar 60% tingkat volume di kebanyakan perangkat pemutar musik. Beberapa gadget juga memiliki fitur volume limit yang dapat membatasi tingkat volume maksimal sehingga tidak terlalu keras.

2. Gunakan earphone atau headphone dengan fitur noise cancelling
Salah satu alasan seseorang mendengarkan musik keras-keras adalah untuk memblokir suara bising di sekelilingnya. Nah, Anda tidak perlu lagi menaikkan volume hanya untuk memperoleh ketenangan saat mendengarkan musik. Gunakan saja earphone atau headphone yang memiliki fitur noise-cancelling atau noise-isolating. Dengan begitu, musik dapat diputar pada tingkat yang wajar tanpa terganggu suara bising di luar.

3. Bersihkan earphone
Jika suka menggunakan earphone, pastikan earbud yang masuk ke telinga dalam keadaan bersih sebelum digunakan. Kotoran pada earphone yang masuk ke telinga dapat menimbulkan infeksi telinga yang ujung-ujungnya mengganggu pendengaran.

4. Istirahatkan telinga
Mungkin ini tips yang paling sulit dilakukan. Seasyik apapun musik yang sedang didengarkan, tidak akan sepenting kesehatan telinga Anda. Istirahatkan telinga selama 5 menit setiap 15 menit agar telinga tetap prima.

5. Perhatikan durasi Anda menggunakan earphone
Kuncinya adalah porsi yang wajar. Ibaratnya, olahraga memang menyehatkan tapi terlalu banyak berolahraga bisa menimbulkan masalah kesehatan juga. Mendengarkan musik selama berjam-jam setiap hari akan membuat telinga bekerja keras dan akhirnya menurun fungsinya.

Mengubah kebiasaan bukanlah hal yang mudah. Namun bila kesehatan yang menjadi taruhannya, mencegah selalu lebih baik dari mengobati.

kado ultah ku


hadiah dari kekasihku beibh... thanks sayanggggggg

Minggu, 20 November 2011

minggu sore...

huuuuuuuuuuuuuuuuuu kesellllllllllll
kenapa sih klo bikin janji pasti gak ditepatin....
bikin kesel aja deh
sebel sebel sebel
kaya gak niat aja mau jalan....

Selasa, 18 Oktober 2011

Deteksi Gangguan Penglihatan Sedini Mungkin

Saat ini, jumlah penyandang low vision di seluruh dunia mencapai 245 juta orang. Angka tersebut lebih banyak daripada jumlah penyandang tuna netra yang jumlahnya 39 juta orang.

“Low vision adalah gangguan penglihatan dan lapang pandang menetap setelah melalui tindakan pengobatan dan atau operasi yang maksimal.” jelas dr Ine Renata Musa, SpM, dalam Seminar Sehari Rehabilitasi Penglihatan bagi Low Vision, Bandung, Sabtu (15/10).

Beberapa tindakan yang bisa diberikan kepada para penderita gangguan penglihatan tersebut, papar Ine, meliputi evaluasi dan rehabilitasi.

Evaluasi bertujuan untuk menentukan alat bantu yang dibutuhkan oleh para penderita. Alat bantu itu bisa berupa alat bantu optik seperti kaca pembesar dan teropong, bisa juga berupa alat bantu nonoptik seperti buku berhuruf besar, buku tulis bergaris tebal dan buku yang bersuara.

Sementara itu, rehabilitasi bagi penyandang low vision meliputi pelatihan orientasi, mobilitas, stimulasi dini dan pelatihan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. “Tindakan ini penting dilakukan, mengingat hal itu dapat memaksimalkan peran para penderita dalam kehidupan sosial kemasyarakatan walau dengan kemampuan mereka yang terbatas,” terang dokter spesialis mata dari RSM Cicendo Bandung itu.

Rehabilitasi bisa dilakukan dengan cara memberi warna kontras pada berbagai peralatan atau perkakas rumah tangga. Penggunaan piring berwarna hitam misalnya, kata Ine, akan memudahkan penderita mengenali nasi yang berwarna putih. Demikian juga halnya dengan meletakkan gula atau garam dalam wadah yang berwarna gelap.

Selain itu, memberi warna kontras pada bibir tangga juga akan membantu para penderita low vision. “Jadi mereka tidak hanya mengandalkan tongkat saja ketika menaiki tangga,” imbuhnya.

Rehabilitasi penglihatan, tutur Ine lagi, memang tidak akan mengembalikan penglihatan para penderita low vision ke keadaan normal. Namun dengan tindakan tersebut, mereka dapat memaksimalkan kemampuan penglihatan yang ada. Sehingga bisa lebih percaya diri, mandiri dan menjadikan hidup lebih bermakna.

Senin, 25 April 2011

Memilih Jenis Kelamin Bayi

Saat ini anda dapat memilih jenis kelamin bayi dengan tingkat keakuratan mencapai lebih dari 85%.
Sejarah membuktikan bahwa manusia sangat memperlukan kemampuan untuk memilih jenis kelamin bayi. Beberapa alasan yang dikemukakan di sejarah menyebutkan bahwa hak waris merupakan salah satu hal mengapa cara memilih jenis kelamin bayi dibutuhkan. Dewasa ini orang tua memang tidak lagi mempersoalkan/memilih jenis kelamin bayi lagi, namun demikian kita tentunya menginginkan dapat berkesempatan untuk mempunyai bayi laki-laki dan bayi perempuan.
Sebelum kami bahas lebih lanjut mengenai cara memilih jenis kelamin bayi, ada baiknya kami sampaikan terlebih dahulu mengenai teori kromosom yang menentukan jenis kelamin bayi. Seorang pria/laki-laki mempunyai dua jenis kromosom pada sel sperma yaitu kromosom X dan kromosom Y (selanjutnya terkenal dengan nama kromosom XY), sedangkan seorang wanita mempunyai kromosom XX (keduanya kromosom X).
Kromosom X mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Bentuk lebih besar
- Gerakan lebih lambat
- Mempunyai umur lebih dari 72 jam (3 hari)
- Lebih tahan pada suasana vagina dengan pH asam
Kromosom Y mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Bentuk lebih kecil
- Gerakan lebih cepat
- Mempunyai umur paling lama 48 jam (2 hari)
- Lebih tahan pada suasana vagina dengan pH basa
Jenis kelamin bayi ditentukan oleh kromosom yang membangunnya. Bayi akan memperoleh satu kromosom dari ayah dan satu kromosom lagi dari ibunya. Bila bayi mendapatkan kromosom Y dari sang ayah maka akan terbentuk kromosom XY yang menentukan jenis kelamin bayi laki-laki/pria. Bila ia mendapatkan kromosom X dari sang ayah maka akan terbentuk kromosom XX yang menentukan jenis kelamin bayi perempuan/wanita. Untuk lebih jelasnya dapat terlihat pada ilustrasi sebagai berikut :
Kromosom pada Istri/Perempuan/Wanita (X1X2)
Kromosom pada Suami/Pria/Laki-Laki (X3Y4)
Himpunan kemungkinan pasangan yang muncul adalah
- X1X3 (kromosom ibu X1 dan kromosom ayah X3) : Bayi Perempuan/Wanita
- X1Y4 (kromosom ibu X1 dan kromosom ayah Y4) : Bayi Laki-laki/Pria
- X1X2 (kromosom ibu X2 dan kromosom ayah X3) : Bayi Perempuan/Wanita
- X1Y2 (kromosom ibu X2 dan kromosom ayah Y4) : Bayi Laki-laki/Pria
Dengan demikian kemungkinan untuk mendapatkan bayi laki-laki/pria adalah 50% dan kemungkinan untuk mendapatkan bayi perempuan/wanita juga sebesar 50%
Dengan mengetahui karakteristik kromosom X dan karakteristik kromosom Y, maka kita dapat mempertinggi memilih jenis kelamin bayi dengan cara mempertinggi kemungkinan lahirnya bayi laki-laki (bila yang diinginkan bayi laki-laki) atau mempertinggi kemungkinan lahirnya bayi perempuan (bila yang diinginkan bayi perempuan).
Ada banyak teori yang mengajarkan bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi, namun pada kesempatan ini kami akan menjelaskan cara yang paling sederhana dengan memanfaatkan karakteristik sel spermatozoa dengan kromosom X dan sel spermatozoa dengan kromosom Y.
Cara Memilih Jenis Kelamin Bayi Laki-Laki / Pria (Kromosom XY)
Untuk mendapatkan/memilih jenis kelamin bayi laki-laki, anda harus banyak memakan menu ikan dan menghindari menu daging pada makanan sehari-hari. Secara medis ikan akan menghasilkan zat yang menyebabkan pH vagina yang lebih basa sehingga daya tahan kromosom Y di vagina lebih lama.
Mengenai puasa berhubungan intim/hubungan seksual, disebutkan bahwa suami harus berpuasa melakukan hubungan seks selama minimal 5 hari sebelum masa subur wanita/istri. Ini dimaksudkan agar tidak ada lagi sel sperma dengan kromosom X yang bertahan di vagina/rahim istri. Puasa ini juga dimaksudkan untuk mempertinggi kesuburan pria (kualitas sperma)
Hubungan seksual/hubungan intim sebaiknya dilakukan pada saat masa subur (12 jam sebelum ovulasi terjadi atau 12 jam setelah ovulasi terjadi). Ini dimaksudkan agar sel spermatozoa dengan kromosom Y yang berukuran lebih kecil dan gerakannya lebih cepat dapat segera membuahi sel telur sebelum sel spermatozoa dengan kromosom X yang bentuknya lebih besar dan gerakannya lebih lambat dapat mencapai rahim dan sama-sama berpeluang untuk membuahi sel telur.
Apabila dimungkinkan, istri harus mengalami orgasme terlebih dahulu sebelum suami ejakulasi. Hal ini didasari dengan adanya penelitian bahwa pada saat orgasme istri akan mengeluarkan cairan yang bersifat basa/alkali sehingga akan mengurangi kadar pH dan Vagina menjadi lebih basa (suasana basa disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom Y)
Cara Memilih Jenis Kelamin Bayi Perempuan/Wanita(Kromosom XX)
Berlawanan dengan metoda diatas sekarang kita dapat mengetahui bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara banyak mengkonsumsi daging dibandingkan ikan untuk memunculkan suasana pH yang lebih asam di vagina sehingga sel sperma dengan kromosom Y akan mati karena tidak tahan dengan suasana pH tersebut.
Karena sel sperma dengan kromosom Y mempunyai umur lebih pendek dibandingkan dengan kromosom X, dengan hubungan seksual / hubungan intim yang teratur sebetulnya sudah meningkatkan kemungkinan lahirnya bayi perempuan/wanita. Namun untuk lebih pastinya anda dapat memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara melakukan puasa hubungan intim/hubungan seksual pada saat masa subur.
Hubungan seksual /hubungan intim sebaiknya dilakukan 2-3 hari sebelum masa subur dengan maksud pada selang waktu 2-3 hari tersebut sel sperma dengan kromosom Y akan mati sebelum ovulasi terjadi. Dengan demikian sel spermatozoa dengan kromosom X yang masih terdapat di rahim mempunyai kesempatan lebih tinggi untuk membuahi sel telur pada saat terjadinya ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sel spermatozoa dengan kromosom X sudah siap untuk membuahi sel telur.
Berlawanan dengan cara memilih jenis kelamin bayi laki-laki, untuk mendapatkan/memilih jenis kelamin perempuan, istri tidak perlu mengalami orgasme sehingga pH vagina tetap dalam pH asam (suasana yang disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom X)
Teori ini memang sangat sederhana dan menurut penelitian, keakuratannya sangat tergantung dengan kemampuan anda untuk membaca kapan masa subur itu terjadi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini. Bagi anda yang belum mengetahui tentang masa subur wanita / kapan ovulasi terjadi anda dapat anda baca kembali arsip kami yang lain di alamat situs http://e-kehamilan.blogspot.com
Teori ini merupakan salah satu dari sekian banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter anda mengenai bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi. Kami akan menyambung teori-teori yang lain untuk memilih jenis kelamin bayi pada kesempatan yang lain. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

MALAM PERTAMA DAN ADAB BERSENGGAMA

Saat pertama kali pengantin pria menemui isterinya setelah aqad nikah, dianjurkan melakukan beberapa hal, sebagai berikut:
Pertama: Pengantin pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun isterinya seraya mendo’akan baginya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.’” [1]
Kedua: Hendaknya ia mengerjakan shalat sunnah dua raka’at bersama isterinya.
Syaikh al-Albani rahimahullaah berkata: “Hal itu telah ada sandarannya dari ulama Salaf (Shahabat dan Tabi’in).
1. Hadits dari Abu Sa’id maula (budak yang telah dimerdekakan) Abu Usaid.
Ia berkata: “Aku menikah ketika aku masih seorang budak. Ketika itu aku mengundang beberapa orang Shahabat Nabi, di antaranya ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzarr dan Hudzaifah radhiyallaahu ‘anhum. Lalu tibalah waktu shalat, Abu Dzarr bergegas untuk mengimami shalat. Tetapi mereka berkata: ‘Kamulah (Abu
Sa’id) yang berhak!’ Ia (Abu Dzarr) berkata: ‘Apakah benar demikian?’
‘Benar!’ jawab mereka. Aku pun maju mengimami mereka shalat. Ketika itu aku masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajariku, ‘Jika isterimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua shalat dua raka’at. Lalu mintalah kepada Allah kebaikan isterimu itu dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya terserah kamu berdua…!’”[2]
2. Hadits dari Abu Waail.
Ia berkata, “Seseorang datang kepada ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu, lalu ia berkata, ‘Aku menikah dengan seorang gadis, aku khawatir dia membenciku.’ ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, ‘Sesungguhnya cinta berasal dari Allah, sedangkan kebencian berasal dari syaitan, untuk membenci apa-apa yang dihalalkan Allah. Jika isterimu datang kepadamu, maka perintahkanlah untuk melaksanakan shalat dua raka’at di belakangmu. Lalu ucapkanlah (berdo’alah):
“Ya Allah, berikanlah keberkahan kepadaku dan isteriku, serta berkahilah mereka dengan sebab aku. Ya Allah, berikanlah rizki kepadaku lantaran mereka, dan berikanlah rizki kepada mereka lantaran aku. Ya Allah, satukanlah antara kami (berdua) dalam kebaikan dan pisahkanlah antara kami
(berdua) dalam kebaikan.” [3]
Ketiga: Bercumbu rayu dengan penuh kelembutan dan kemesraan. Misalnya dengan memberinya segelas air minum atau yang lainnya.
Hal ini berdasarkan hadits Asma’ binti Yazid binti as-Sakan radhiyallaahu ‘anha, ia berkata: “Saya merias ‘Aisyah untuk Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Setelah itu saya datangi dan saya panggil beliau supaya menghadiahkan sesuatu kepada ‘Aisyah. Beliau pun datang lalu duduk di samping ‘Aisyah. Ketika itu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam disodori segelas susu. Setelah beliau minum, gelas itu beliau sodorkan kepada ‘Aisyah. Tetapi ‘Aisyah menundukkan kepalanya dan malu-malu.” ‘Asma binti Yazid berkata: “Aku menegur ‘Aisyah dan berkata kepadanya, ‘Ambillah gelas itu dari tangan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam!’ Akhirnya ‘Aisyah pun meraih gelas itu dan meminum isinya sedikit.” [4]
Keempat: Berdo’a sebelum jima’ (bersenggama), yaitu ketika seorang suami hendak menggauli isterinya, hendaklah ia membaca do’a:
“Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah aku dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang akan Engkau karuniakan kepada kami.”
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka, apabila Allah menetapkan lahirnya seorang anak dari hubungan antara keduanya, niscaya syaitan tidak akan membahayakannya selama-lamanya.” [5]
Kelima: Suami boleh menggauli isterinya dengan cara bagaimana pun yang disukainya asalkan pada kemaluannya.
Allah Ta’ala berfirman:
“Artinya : Isteri-Isterimu adalah ladang bagimu, maka datangi-lah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.” [Al-Baqarah : 223]
Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Pernah suatu ketika ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallaahu ‘anhu datang kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, celaka saya.’ Beliau bertanya, ‘Apa yang membuatmu celaka?’ ‘Umar menjawab, ‘Saya membalikkan pelana saya tadi malam.’ [6] Dan beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak memberikan komentar apa pun, hingga turunlah ayat kepada beliau:
“Isteri-Isterimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai…” [Al-Baqarah : 223]
Lalu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Setubuhilah isterimu dari arah depan atau dari arah belakang, tetapi hindarilah (jangan engkau menyetubuhinya) di dubur dan ketika sedang haidh”. [7]
Juga berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Silahkan menggaulinya dari arah depan atau dari belakang asalkan pada kemaluannya”.[8]
Seorang Suami Dianjurkan Mencampuri Isterinya Kapan Waktu Saja • Apabila suami telah melepaskan hajat biologisnya, janganlah ia tergesa-gesa bangkit hingga isterinya melepaskan hajatnya juga. Sebab dengan cara seperti itu terbukti dapat melanggengkan keharmonisan dan kasih sayang antara keduanya. Apabila suami mampu dan ingin mengulangi jima’ sekali lagi, maka hendaknya ia berwudhu’ terlebih dahulu.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika seseorang diantara kalian menggauli isterinya kemudian ingin mengulanginya lagi, maka hendaklah ia berwudhu’ terlebih dahulu.” [9]
• Yang afdhal (lebih utama) adalah mandi terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Rafi’ radhi-yallaahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah menggilir isteri-isterinya dalam satu malam. Beliau mandi di rumah fulanah dan rumah fulanah. Abu Rafi’ berkata, “Wahai Rasulullah, mengapa tidak dengan sekali mandi saja?” Beliau menjawab.
“Ini lebih bersih, lebih baik dan lebih suci.” [10]
• Seorang suami dibolehkan jima’ (mencampuri) isterinya kapan waktu saja yang ia kehendaki; pagi, siang, atau malam. Bahkan, apabila seorang suami melihat wanita yang mengagumkannya, hendaknya ia mendatangi isterinya. Hal ini berdasarkan riwayat bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam melihat wanita yang mengagumkan beliau. Kemudian beliau mendatangi isterinya -yaitu Zainab radhiyallaahu ‘anha- yang sedang membuat adonan roti. Lalu beliau melakukan hajatnya (berjima’ dengan isterinya). Kemu-dian beliau bersabda,
“Sesungguhnya wanita itu menghadap dalam rupa syaitan dan membelakangi dalam rupa syaitan. [11] Maka, apabila seseorang dari kalian melihat seorang wanita (yang mengagumkan), hendaklah ia mendatangi isterinya. Karena yang demikian itu dapat menolak apa yang ada di dalam hatinya.” [12]
Imam an-Nawawi rahimahullaah berkata : “ Dianjurkan bagi siapa yang melihat wanita hingga syahwatnya tergerak agar segera mendatangi isterinya – atau budak perempuan yang dimilikinya -kemudian menggaulinya untuk meredakan syahwatnya juga agar jiwanya menjadi tenang.” [13]
Akan tetapi, ketahuilah saudara yang budiman, bahwasanya menahan pandangan itu wajib hukumnya, karena hadits tersebut berkenaan dan berlaku untuk pandangan secara tiba-tiba.
Allah Ta’ala berfirman:
““Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” .[An-Nuur : 30]
Dari Abu Buraidah, dari ayahnya radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam ber-sabda kepada ‘Ali.
“Wahai ‘Ali, janganlah engkau mengikuti satu pandangan pandangan lainnya karena yang pertama untukmu dan yang kedua bukan untukmu”. [14]
• Haram menyetubuhi isteri pada duburnya dan haram menyetubuhi isteri ketika ia sedang haidh/ nifas.
Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
“Artinya : Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haidh.
Katakanlah, ‘Itu adalah sesuatu yang kotor.’ Karena itu jauhilah [15] isteri pada waktu haidh; dan janganlah kamu dekati sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertaubat dan mensucikan diri.” [Al-Baqarah : 222]
Juga sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Barangsiapa yang menggauli isterinya yang sedang haidh, atau menggaulinya pada duburnya, atau mendatangi dukun, maka ia telah kafir terhadap ajaran yang telah diturunkan kepada Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam.” [16]
Juga sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Dilaknat orang yang menyetubuhi isterinya pada duburnya.” [17]
• Kaffarat bagi suami yang menggauli isterinya yang sedang haidh.
Syaikh al-Albani rahimahullaah berkata, “Barangsiapa yang dikalahkan oleh hawa nafsunya lalu menyetubuhi isterinya yang sedang haidh sebelum suci dari haidhnya, maka ia harus bershadaqah dengan setengah pound emas Inggris, kurang lebihnya atau seperempatnya. Hal ini berdasarkan hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhu dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang orang yang menggauli isterinya yang sedang haidh. Lalu Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Hendaklah ia bershadaqah dengan satu dinar atau setengah dinar.’”[18]
• Apabila seorang suami ingin bercumbu dengan isterinya yang sedang haidh, ia boleh bercumbu dengannya selain pada kemaluannya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
“Lakukanlah apa saja kecuali nikah (jima’/ bersetubuh).” [19]
• Apabila suami atau isteri ingin makan atau tidur setelah jima’
(bercampur), hendaklah ia mencuci kemaluannya dan berwudhu’ terlebih dahulu, serta mencuci kedua tangannya. Hal ini berdasarkan hadits dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila beliau hendak tidur dalam keadaan junub, maka beliau berwudhu’
seperti wudhu’ untuk shalat. Dan apabila beliau hendak makan atau minum dalam keadaan junub, maka beliau mencuci kedua tangannya kemudian beliau makan dan minum.” [20]
Dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia berkata,
“Apabila Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam hendak tidur dalam keadaan junub, beliau mencuci kemaluannya dan berwudhu’ (seperti wudhu’) untuk shalat.” [21]
• Sebaiknya tidak bersenggama dalam keadaan sangat lapar atau dalam keadaan sangat kenyang, karena dapat membahayakan kesehatan.
• Suami isteri dibolehkan mandi bersama dalam satu tempat, dan suami isteri dibolehkan saling melihat aurat masing-masing.
Adapun riwayat dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa ‘Aisyah tidak pernah melihat aurat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah riwayat yang bathil, karena di dalam sanadnya ada seorang pendusta. [22]
• Haram hukumnya menyebarkan rahasia rumah tangga dan hubungan suami isteri.
Setiap suami maupun isteri dilarang menyebarkan rahasia rumah tangga dan rahasia ranjang mereka. Hal ini dilarang oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan, orang yang menyebarkan rahasia hubungan suami isteri adalah orang yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya pada hari Kiamat adalah laki-laki yang bersenggama dengan isterinya dan wanita yang bersenggama dengan suaminya kemudian ia menyebarkan rahasia isterinya.” [23]
Dalam hadits lain yang shahih, disebutkan bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan kalian lakukan (menceritakan hubungan suami isteri). Perumpamaannya seperti syaitan laki-laki yang berjumpa dengan syaitan perempuan di jalan lalu ia menyetubuhinya (di tengah jalan) dilihat oleh orang banyak…” [24]
Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullaah berkata, “Apa yang dilakukan sebagian wanita berupa membeberkan maslah rumah tangga dan kehidupan suami isteri kepada karib kerabat atau kawan adalah perkara yang diharamkan. Tidak halal seorang isteri menyebarkan rahasia rumah tangga atau keadaannya bersama suaminya kepada seseorang.
Allah Ta’ala berfirman:
“Artinya : “Maka perempuan-perempuan yang shalih adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka).” [An-Nisaa' : 34]
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat adalah laki-laki yang bersenggama dengan isterinya dan wanita yang bersenggama dengan suaminya, kemudian ia menyebarkan rahasia pasangannya”. [25]
[Disalin dari buku Bingkisan Istimewa Menuju Keluarga Sakinah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Putaka A-Taqwa Bogor - Jawa Barat, Cet Ke II Dzul Qa'dah 1427H/Desember 2006] __________ Foote Note [1]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 2160), Ibnu Majah (no.
1918), al-Hakim (II/185) dan ia menshahihkannya, juga al-Baihaqi (VII/148), dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat Adabuz Zifaf (hal. 92-93)
[2]. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf (X/159, no. 30230 dan ‘Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf (VI/191-192). Lihat Adabuz Zifaf fis Sunnah al-Muthahharah (hal. 94-97), cet. Darus Salam, th. 1423 H.
[3]. Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf (VI/191, no. 10460, 10461).
[4]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (VI/438, 452, 453, 458). Lihat Adabuz Zifaf fis Sunnah al-Muthahharah (hal. 91-92), cet. Darus Salam, th. 1423 H.
[5]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 141, 3271, 3283, 5165), Muslim (no. 1434), Abu Dawud (no. 2161), at-Tirmidzi (no. 1092), ad-Darimi (II/145), Ibnu Majah (no. 1919), an-Nasa-i dalam ‘Isyratun Nisaa’ (no. 144, 145), Ahmad (I/216, 217, 220, 243, 283, 286) dan lainnya, dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma.
[6]. Pelana adalah kata kiasan untuk isteri. Yang dimaksud ‘Umar bin al-Khaththab adalah menyetubuhi isteri pada kemaluannya tetapi dari arah belakang. Hal ini karena menurut kebiasaan, suami yang menyetubuhi isterinya berada di atas, yaitu menunggangi isterinya dari arah depan. Jadi, karena ‘Umar menunggangi isterinya dari arah belakang, maka dia menggunakan kiasan “membalik pelana”. (Lihat an-Nihayah fii Ghariibil Hadiits (II/209)) [7]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (I/297), an-Nasa-i dalam ‘Isyratun Nisaa’ (no. 91) dan dalam Tafsiir an-Nasa-i (I/256, no. 60), at-Tirmidzi (no. 2980), Ibnu Hibban (no. 1721-al-Mawarid) dan (no.
4190-Ta’liiqatul Hisaan ‘ala Shahiih Ibni Hibban), ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabir (no. 12317) dan al-Baihaqi (VII/198). At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan.” Hadits ini dishahihkan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fat-hul Baari (VIII/291).
[8]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh ath-Thahawi dalam Syarah Ma’anil Aatsaar (III/41) dan al-Baihaqi (VII/195). Asalnya hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari (no. 4528), Muslim (no. 1435) dan lainnya, dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat al-Insyirah fii Adabin Nikah (hal. 48) oleh Abu Ishaq al-Huwaini.
[9]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (308 (27)) dan Ahmad (III/28), dari Shahabat Abu Sa’id al-Khudri radhiyallaahu ‘anhu.
[10]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 219), an-Nasa-i dalam Isyratun Nisaa’ (no. 149), dan yang lainnya. Lihat Shahih Sunan Abi Dawud (no. 216) dan Adabuz Zifaf (hal. 107-108).
[11]. Maksudnya isyarat dalam mengajak kepada hawa nafsu.
[12]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 1403), at-Tirmidzi (no.
1158), Adu Dawud (no. 2151), al-Baihaqi (VII/90), Ahmad (III/330, 341, 348,
395) dan lafazh ini miliknya, dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat Silsilah ash-Shahiihah (I/470-471).
[13]. Syarah Shahiih Muslim (IX/178).
[14]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 2777) dan Abu Dawud (no. 2149).
[15]. Jangan bercampur dengan isteri pada waktu haidh.
[16]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3904), at-Tirmidzi (no. 135), Ibnu Majah (no. 639), ad-Darimi (I/259), Ahmad (II/408, 476), al-Baihaqi (VII/198), an-Nasa-i dalam ‘Isyratun Nisaa’ (no. 130, 131), dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu.
[17]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ibnu Adi dari ‘Uqbah bin ‘Amr dan dikuatkan dengan hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud (no.
2162) dan Ahmad (II/444 dan 479). Lihat Adaabuz Zifaf fis Sunnah al-Muthahharah (hal. 105).
[18]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 264), an-Nasa-i (I/153), at-Tirmidzi (no. 136), Ibnu Majah (no. 640), Ahmad (I/172), dishahihkan oleh al-Hakim (I/172) dan disetujui oleh Imam adz-Dzahabi. Lihat Adabuz Zifaf (hal. 122) [19]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 302), Abu Dawud (no.
257), dari Shahabat Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu. Lihat Adabuz Zifaf (hal. 123).
[20]. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 222, 223), an-Nasa-i (I/139), Ibnu Majah (no. 584, 593) dan Ahmad (VI/102-103, dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha. Lihat Silsilah ash-Shahiihah (no. 390) dan Shahiihul Jaami’ (no. 4659).
[21]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 288), Muslim (no. 306 (25)), Abu Dawud (no. 221), an-Nasa-i (I/140). Lihat Shahiihul Jaami’ (no. 4660).
[22]. Lihat Adabuz Zifaf hal. 109.
[23]. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah (no. 17732), Muslim (no. 1437), Abu Dawud (no. 4870), Ahmad (III/69) dan lainnya. Hadits ini ada kelemahannya karena dalam sanadnya ada seorang rawi yang lemah bernama ‘Umar bin Hamzah al-‘Amry. Rawi ini dilemahkan oleh Yahya bin Ma’in dan an-Nasa-i. Imam Ahmad berkata tentangnya, “Hadits-haditsnya munkar.” Lihat kitab Mizanul I’tidal (III/192), juga Adabuz Zifaf (hal. 142). Makna hadits ini semakna dengan hadits-hadits lain yang shahih yang melarang menceritakan rahasia hubungan suami isteri.
[24]. Diriwayatkan oleh Ahmad (VI/456-457).
[25]. Fataawaa al-Islaamiyyah (III/211-212).
Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

MALAM PERTAMA DAN ADAB BERSENGGAMA

MALAM PERTAMA DAN ADAB BERSENGGAMA

Rabu, 20 April 2011

<div><embed src="http://widget-b1.slide.com/widgets/themepic.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;il=1&amp;channel=1729382256937972145&amp;site=widget-b1.slide.com" style="width:400px;height:273px" name="flashticker" align="middle"></embed><div style="width:400px;text-align:left;"><a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=1729382256937972145&amp;map=A" target="_blank"><img src="http://widget-b1.slide.com/z1/1729382256937972145/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=1729382256937972145&amp;map=B" target="_blank"><img src="http://widget-b1.slide.com/z2/1729382256937972145/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide4.gif" border="0" ismap="ismap" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&at=un&id=1729382256937972145&map=G" target="_blank"><img src="http://widget-b1.slide.com/z4/1729382256937972145/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /></a></div></div>
<div><embed src="http://widget-db.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;il=1&amp;channel=2377900603280661211&amp;site=widget-db.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"></embed><div style="width:400px;text-align:left;"><a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=2377900603280661211&amp;map=1" target="_blank"><img src="http://widget-db.slide.com/p1/2377900603280661211/bb_t000_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=2377900603280661211&amp;map=2" target="_blank"><img src="http://widget-db.slide.com/p2/2377900603280661211/bb_t000_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&at=un&id=2377900603280661211&map=F" target="_blank"><img src="http://widget-db.slide.com/p4/2377900603280661211/bb_t000_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /></a></div></div>

Rabu, 13 April 2011

Wanita Ini Ingin Jadi Tergendut di Dunia

Donna Simpson/Orange
Donna Simpson/Orange
NEW JERSEY - Seorang wanita biasanya ingin memiliki tubuh yang langsing dan indah, tapi tidak bagi Donna Simpson. Dia berniat menjadi wanita terberat di dunia.

Wanita asal New Jersey, Amerika Serikat yang kini berbobot 273 kilogram (kg) ini berniat menambah bobotnya menjadi 457 kg.

Untuk melancarkan niatnya, ia selalu mengkonsumsi 12 ribu kalori per hari, dengan memakan 70 potong sushi, yang menjadi makanan favoritnya, hanya dengan sekali duduk.

Simpson mulai hobi makan saat ia masih bersuamikan seorang koki yang selalu membawa makanan ke rumah.

Hasil pernikahannya itu mereka mendapatkan seorang putra, namun kemudian bercerai. Setelah itu, tubuhnya mulai 'membengkak'. Dia pun mencoba untuk melakukan diet, tapi akhirnya gagal.

Dia pun kembali menemukan jodohnya di dunia maya yang mempertemukan pasangan yang memang memiliki bobot lebih.

Ketika Simpson melahirkan anak keduanya, 19 dokter dan beberapa perawat membantunya melahirkan dengan jalan operasi cesar.

Seperti dilansir Orange, Kamis (14/4/2011), ketika melahirkan putrinya tersebut, bobotnya telah mencapai 241 kg.(rhs)

Sukses Ketemu Calon Mertua? Ini Dia Jurusnya!

BERTEMU dengan orangtua pasangan mungkin menjadi momen yang mendebarkan bagi banyak orang. Alasan takut tidak diterima atau kurang bisa menyesuaikan dengan kultur keluarga mereka menjadi alasan umum.

Apakah Anda telah menemukan seorang pria hebat yang menjadi pasangan terbaik Anda? Jika ya, mungkin yang diperlukan hanyalah menunggu waktu yang tepat untuk bertemu dengan keluarga besarnya.

Nah, biasanya pada momen ini sebuah kepanikan bakal melanda Anda. Sebelum gejala tersebut membelenggu, sebaiknya ikuti tip berikut ini, seperti ditulis Sheknows.

Ajukan pertanyaan

Percakapan bisa jadi hal sulit yang dikemukakan ketika kita bertemu dengan orang baru. Namun dengan Anda membuka percakapan dengan mereka, hal tersebut justru akan menciptakan kesan di mata orangtua pasangan. Dalam melakukan percakapan ini, berikan pesona pada orangtuanya sehingga mereka terpikat pada cara Anda berkomunikasi dengan mereka.

Pada sesi ini mungkin Anda akan dilanda kepanikan.  Namun tenang saja. Yang perlu Anda lakukan hanyalah bersabar karena kepanikan tersebut sebuah kewajaran. Untuk mengatasinya, Anda tinggal mengajukan pertanyaan pada mereka. Manfaatkan momen tersebut untuk menggali informasi sebanyak mungkin tentang keluarganya. Apa yang mereka lakukan saat ini, apa hobi mereka, apakah mereka memiliki cerita lucu yang ingin dibagikan dan sebagainya. Intinya adalah mengalihkan perhatian mereka pada Anda dan berganti topik tentang mereka.

Menawarkan bantuan


Menawarkan bantuan bisa menjadi pilihan terbaik. Beberapa orang tidak menyukai ketika melakukan sebuah kegiatan seorang diri. Jadi Anda bisa menawarkan diri untuk membantu membereskan meja makan pascamakan malam selesai. Selain menciptakan kesan, hal ini akan membantu dalam menimbulkan perasaan cinta Anda untuk orang-orang sekitar. Sang calon mertua pun akan senang dengan perlakuan tersebut. Apalagi meski baru pertemuan awal, Anda sudah mau terlibat lebih dalam dengan keluarga mereka.

Berikan sanjungan

Sanjungan akan membuat Anda dan orangtuanya terkoneksi dengan cepat. Cara terbaiknya adalah dengan memberikan sanjungan tersebut sedemikian rupa, sehingga semuanya terkesan alami dan tidak palsu. Jangan memulainya dengan kalimat yang menunjukkan betapa cantiknya dia dengan balutan gaun yang dipakainya malam itu atau tatanan rambutnya yang sangat menarik. Sebaliknya, utarakan sanjungan dengan lebih spesifik, misalnya berkomentar tentang selera seni yang kental di rumahnya, cara dia memasak ayam panggang atau cara dia menghias kamar mandi. Ini jauh lebih bermakna dan menimbulkan kesan mendalam bagi mereka.

Jangan berharap keajaiban

Bersiaplah untuk segala kemungkinan yang terjadi dari pertemuan tersebut, misalnya ketika orangtuanya sangat respek dengan Anda dan mengharapkan kembali pertemuan selanjutnya. Jangan pula kecewa ketika mereka tidak meminta Anda untuk kembali datang menandakan bahwa mereka tidak menyukai Anda. Sebaiknya Anda tenang dalam menghadapi semua kemungkinan tersebut dan berusaha sebaik mungkin untuk menikmati diri sendiri. Hal terpenting janganlah pernah mengharapkan keajaiban. Ingat, beberapa orang memerlukan waktu khusus untuk merasa nyaman dengan orang lain.

Bintang mu pekan ini !!

Horoskop Periode 11-18 April 2011


ARIES (21 Maret–19 April)
 
Umum: Anda punya impian besar yang ingin diwujudkan, dengan semangat yang membara dan siap menyemangati diri sendiri menggapai impian. Ingatlah untuk mencapai apa yang Anda inginkan, Anda harus tetap menjalani perjuangan dengan jujur. Jangan sampai memanfaatkan dan merugikan orang lain demi kepentingan Anda sendiri. Percaya atau tidak, karma itu ada lho.
 
Cinta: Berbagai usaha Anda lakukan untuk mewujudkan keinginan Anda. Jangan sampai lupa akan keluarga, dan tetap sediakan waktu bagi mereka. Anda tak akan bisa berhasil tanpa dukungan orang yang Anda cintai.

SAGITARIUS (22 November–21 Desember)
 
Umum: Apa yang Anda tabur, maka itulah yang akan Anda tuai. Sudah seharusnya Anda menjaga sikap terhadap orang lain. Anda tidak bisa terus-menerus bersikap angkuh kepada orang yang tidak Anda suka. Toh, Anda tak pernah tahu kapan membutuhkan bantuannya.
 
Cinta: Pastikan Anda tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri pekan ini. Masih ingat masalah yang selalu timbul karena pasangan Anda merasa tidak dianggap dan diacuhkan? Berikan perhatian khusus padanya, dan dengarkan pendapatnya. Terkadang perhatian juga bisa diberikan lewat Anda mendengarnya.

CAPRICORN (22 Desember–19 Januari)
 
Umum: Malas bangun pagi adalah awal yang buruk untuk pekan ini, baik untuk karier maupun diet Anda. Mengapa? Karena Anda jelas akan menghabiskan waktu lebih banyak di jalan yang macet, dan terlambat sampai ke kantor. Sisanya, Anda akan malas bergerak, dan mengabaikan jogging yang seharusnya Anda lakukan demi kesehatan dan diet Anda.


Cinta: Jangan biarkan uang menjadi dasar hubungan Anda. Jika itu terjadi, pikirkan ulang apakah hubungan Anda saat ini benar-benar tulus dari dalam hati, atau hanya sebatas keinginan sesaat saja.

AQUARIUS (20 Januari–18 Februari)
 
Umum: Pertimbangkan untuk mengatur waktu sedemikian rupa sehingga Anda masih sempat berkunjung ke gym dan melatih otot-otot tubuh Anda. Mungkin hal ini kedengarannya sepele, namun Anda tak bisa mengabaikan begitu saja kebutuhan tubuh Anda.

Cinta: Gunakan energi positif Anda pekan ini untuk menunjukkan ketertarikan dan cinta Anda pada pasangan. Bahkan perhatian sekecil apapun akan berarti lebih bagi si dia. Khususnya Anda yang single, kesempatan Anda terbuka lebar untuk mengenal si dia lebih jauh. Jangan disia-siakan ya.

PISCES (19 Februari–20 Maret)
 
Umum: Mengapa Anda harus mengerjakan semua hal sendirian jika bisa diselesaikan bersama tim? Memang terkadang Anda tak mudah puas dengan suatu hal, namun sikap perfeksionis ini akan membuat Anda dijauhi oleh orang di sekeliling. Anda punya imajinasi dan kecerdasan yang luar biasa, ide-ide Anda juga cemerlang, dan sayang apabila hanya disimpan saja. Mungkin ini saatnya Anda melebarkan sayap dan menemukan suatu hal baru untuk dilakukan.

Cinta: Tak selamanya berubah itu buruk kok, jika memang perubahan itu baik untuk Anda, mengapa tidak? Coba dengarkan masukan dari orang lain, terutama pasangan. Intropeksi diri dan pelajari apa yang sebenarnya perlu Anda ubah.

TAURUS (20 April–20 Mei)
 
Umum: Dari awal hingga pertengahan minggu Anda akan dibuat sibuk dengan pekerjaan yang berat. Wajah Anda jadi terlalu tegang dan hal ini membuat rekan-rekan Anda menjauh. Jelang akhir pekan, cobalah untuk rileks dan memberikan kesempatan pada tubuh Anda beristirahat sejenak.

Cinta:
Anda dan dia adalah pasangan yang sering beradu argumentasi. Banyak hal tiba-tiba menjadi perdebatan seru saat Anda bertemu. Namun justru di sinilah uniknya hubungan Anda dan si dia. Sehingga tak perlu termakan omongan orang lain. Toh saat berhubungan tak harus selalu mesra dan terlihat romantis bersama. Berbeda pendapat itu masih wajar kok.

GEMINI (21 Mei–21 Juni)
 
Umum: Jika pekan ini Anda dilanda kebingungan, sebaiknya tunda membuat keputusan yang berat. Minta saran dari orang yang Anda percaya sebagai bahan pertimbangan. Hati-hati saat menulis SMS, e-mail, atau apapun sehubungan dengan pekerjaan, karena ada potensi timbul kesalahpahaman.
 
Cinta: Bagi Anda, tak harus punya hobby sama untuk menikmati waktu bersama si dia, inilah kelebihan Anda yang patut dibanggakan. Untuk yang lajang, ada pertemuan dengan sosok menarik di lingkungan kerja, akankah berakhir dengan nuansa romantis?

CANCER (22 Juni-22 Juli)
 
Umum: Adalah ide buruk jika Anda membiarkan kejenuhan muncul di pekan ini. Buat sesuatu kegiatan atau hindari semua yang berbau  rutinitas. Anda bisa menyusun ulang jadwal Anda jika Anda mau. Setidaknya hal ini banyak membantu dalam hal mengurangi kejenuhan. Pasti, rasa jenuh ini tidak untuk diabaikan karena akan berbahaya jika memengaruhi konsentrasi serta produktivitas kerja Anda.
 
Cinta: Coba untuk tidak terlalu khawatir terhadap pasangan. Hal ini justru akan membuat Anda semakin jauh dengan dirinya. Berikan kepercayaan lebih, dan pria lebih menghargai jika diberi kepercayaan. Sikap curigaan tak akan membuat hubungan awet, percayalah.

LEO (22 Juli–22 Agustus)
 
Umum: Ingin memberikan kesan yang baik pada sekitar Anda? Berikan apa yang mereka mau, termasuk senyum. Sekalipun mungkin di awal minggu ada saja yang membuat sebal, namun jangan biarkan mereka tahu bahwa Anda merasa terjebak oleh pancingan emosi mereka.
 
Cinta: Keegoisan bukanlah sesuatu yang menarik di dalam diri Anda. Inilah yang perlu Anda koreksi dan hilangkan. Emosi yang sering ali meluap dan langsung reda dengan cepat bisa jadi sumber ketidaknyamanan pasangan.

VIRGO (22 Agustus–22 September)
 
Umum: Awali pekan ini dengan berpikir positif, sehingga semangat dan mood Anda tetap terjaga. Abaikan berita-berita miring dan komentar tidak membangun. Berikan semangat lebih kepada diri Anda.


Cinta: Pekan yang penuh kasih sayang ini berpotensi diwarnai dengan cekcok yang tiba-tiba muncul karena masalah sepele.

LIBRA (23 September–22 Oktober)
 
Umum: Apakah Anda siap mengatur ulang kembali semuanya pekan ini? Jika Anda sudah merasa siap, maka lakukan. Bagi Anda yang akan berpindah kerja khususnya, jangan bawa masalah lama ke tempat kerja yang baru. Tambahkan beberapa barang baru di atas meja kerja untuk menyemangati Anda.
 
Cinta: Rencana bisa saja berubah di pekan ini, entah karena alasan cuaca atau apapun  juga. Dan ini membuat Anda cukup sensitif terhadap pasangan, sehingga Anda justru bertengkar dengannya. Coba Anda pikir lagi, apakah ini benar kesalahan si dia? Ada baiknya Anda bersikap dewasa dan lebih panjang sabar.

SCORPIO (23 Oktober–21 November)
 
Umum: Fokuskan perhatian dan konsentrasi Anda kepada hasil pekerjaan, bukan berapa banyak pekerjaan yang harus Anda lakukan. Beberapa masalah yang terjadi memaksa Anda untuk lebih rendah hati. Namun jangan sampai Anda malah tak bersemangat dan mundur. Anggap saja minggu ini sebagai tantangan.
 
Cinta: Jika ada suatu hal yang tak boleh Anda lewatkan di pekan ini, hal itu adalah kencan manis dengan si dia. Buatlah cinta di dalam diri Anda berdua tetap menyala dengan mengenang tempat-tempat atau kejadian di masa lalu, memberikan kesan tersendiri bagi Anda.

Untuk apa kita bekerja?

Untuk Apa Kita Bekerja?

Untuk apa kita bekerja? (Foto: Getty Images)
Untuk apa kita bekerja? 
SEMUA orang harus bekerja. Tak sekadar untuk mendapatkan imbalan atau gaji. Namun lebih dari itu, orang bekerja juga karena ingin menerapkan kemampuan yang mereka miliki, dan merasa berharga bagi diri sendiri maupun orang lain.

Pernyataan itu diungkapkan Michael Maccoby -seorang antropolog, analis psikologi dan juga konsultan manajemen- dalam bukunya berjudul "Why Work?".

Jika selama ini kita menganggap bekerja hanya mencari materi semata, mari kita bayangkan, berapa gaji atasan kita? Lalu, seandainya suatu saat nanti kita mencapai posisi seperti dia, akankah kita bahagia? Belum tentu. Karenanya, dalam bekerja kita mesti menjadikan proses bertumbuh sebagai motivasi.

Sulit bagi kita untuk bahagia bila materilah yang jadi acuan. Bahkan akan mudah terserang rasa bosan dan kemungkinan stagnan. Apalagi kah yang selayaknya kita jadikan pematik semangat untuk bekerja?

Banggalah pada profesi, tentukan target dan nikmati


Rasa bangga pada profesi, penting untuk menyadarkan kita dan juga orang lain bahwa kita bukanlah sekadar cari makan di perusahaan tempat kita bekerja.

Jangan luputkan pula soal terget-target kita ke depan. Pasti tak ingin kan kita berada di posisi yang sama dalam dua atau tiga tahun mendatang? Targetkan dari sekarang! Kalau kita mau menggantikan posisi atasan kita kelak atau menjadi pimpinan, mulai dari sekarang lakukan yang terbaik sebagai seorang bawahan atau anak buah.

Lalu, apalagi? Nikmati pekerjaan kita. Nikmati setiap prosesnya dan jadikan kesulitan yang dihadapi sebagai tantangan. Curahkan seratus persen kemampuan menyelesaikan tugas.

Tambah ilmu, berani bersaing


Supaya tidak jalan di tempat, gali terus potensi diri dan tambah ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan malu bertanya dan diskusi dengan para senior seputar pekerjaan. Senior yang baik pastilah tak pelit berbagi masukan dan solusi seputar tugas-tugas. Pun sebaliknya, jangan ragu mengukurkan ide dan masukan jika dirasa perlu.

Dan ingat, dunia kerja tak pernah luput dari kompetisi. Baik persaingan dengan sesama karyawan, senior atau junior, maupun bersaing dengan perusahaan lain. Yakinlah, persaingan yang sehat, membakar gairah kita dalam bekerja.

Adanya persaingan memacu kita untuk lebih giat bekerja keras dan cerdas. Jadi, bekerja tak sekadar pergi-pulang menjemput rezeki, namun juga sebagai ajang aktualisasi diri, terus tumbuh dan berkembang.

Selasa, 12 April 2011

makanan yang membuat anda sakit

“Sehat atau sakit itu pilihan”, demikian tanggapan yang saya terima dari suatu note yang pernah saya tulis. “Benar, saya setuju dengan Anda”, jawaban saya terhadap komentar itu. Memang kita sendiri yang menentukan dan bahkan bertanggung jawab terhadapp status kesehatan kita, mau sehat atau mau sakit. Sayang, kalau melihat gaya hidup sekarang, sadar atau tidak, kita lebih banyak memilih untuk sakit daripada sehatSebagai contoh, bahwa kita memilih untuk sakit adalah perilaku makan kita sendiri. Seperti yang saya amati ketika sedang sarapan pagi di suatu restoran di kawasan Pantai Kuta, yang sebagian besar tamu-tamunya adalah turis asing. Lebih dari 80 persen dari mereka yang sedang makan pagi waktu itu, secara gamblang saja, yang dapat dilihat dari penampilan fisik mereka yang berlemak, perut besar, buncit, baik laki-laki maupun perempuan adalah kegemukan dan obesitas.
Dan, yag lebih menarik lagi bagi saya adalah perilaku makan itu. Dalam hati saya bergumam, ini dia contoh perilaku makan yang mereka pilih sendiri yang hasilnya adalah sakit.
Kepada anak saya yang ikut sarapan pagi itu, saya katakan,” Kamu lihat bule-bule itu?”, apa komentar kamu tentang tingkah polah makan merka seperti itu?” ..”Ya Pak”, jawab anak saya. “Mereka memilih sakit dengan perilaku makannya”, komentar saya. “Kemudian, coba lihat bule yang super gendut itu Pak”, sambil menunjuk kepada seorang bule perempuan,yang berumur kira-kira 40 tahun. Saya lihat, bule itu sedang membawa dua piring penuh dengan aneka ragam makanan menuju meja makannya. Mungkin semua makanan yang tersaji waktu sarapan pagi itu ada juga dalam ke dua piringnya itu.
Sambil terus mengamati bule-bule yang lagi sarapan pagi , tidak sengaja saya melihat tiga orang bule di kolam renang yang persis berada di sisi luar ruang sarapan pagi itu. Satu orang sedang berenang gaya dada mengeliling sisi tepi kolam renang. Entah sudah berapa kali dia mengelilnginya, saya tidak tahu. Dua orang lagi berenang gaya bebas seperti berlomba dari satu tepi ke tepi lain kolam renang yang lumayan luas itu. “Hmmm, ini mereka yang memilih sehat, gumam saya dalam hati”. Mereka berenang sementara teman-teman lainnya melampiaskan nafsu makannya.
Saya masih belum beranjak dari tempat duduk, tingkah mereka yang sarapan itu menjadi menarik bagi saya. Tamu bule yang super gendut—menggunakan istilah anak saya—saya lihat kembali mengambil makanan. Satu piring ditangan kanannya penuh dengan bermacam roti, dan di tangan kirinya sebuah mangkok hampir tumpah dengan “coco-crunch”.
Melihat perilaku makan bule pagi itu,saya teringat seloroh seorang pembicara dalam suatu seminar yang mengatakan, bila Anda ingin sakit, tirulah gaya hidup orang barat, hiduplah ke barat-baratan…… Dan, memang, sekarang itu yang kita lakukan, kita contoh dan kita pilih menu makan orang barat, kita lupa makanan tradisional yang jauh lebih sehat. Tidak heran, jumlah penduduk Indomesia yang kelebihan berat badan dan obesitas sudah mulai meningkat. Anak-anak kita juga demikian.
Saya kemudian ingat, tingkah laku makan yang tidak sehat, tidak hanya saya lihat di restoran waktu sarapan pagi itu. Dalam suatu pesta perkawinan, gejala yang sama juga terjadi. Coba amati tingkah kita waktu makan dalam undangan itu. Pertama datang yang dicari adalah meja makan kesenangan kita. Sebelum acara dimulai kita kadang-kadang sudah berdiri di dekatnya. Bila sampai waktu makan, kita akan serbu makanan-makanan itu,.
Dari satu meja kita berpindah ke meja lain. Kalau kita sudah mersa bosan atau tidak enak dengan makanan yang dipiring kita, atau kita melihat makanan di suartu meja yang lebih enak, menurut selera kita, makanan itu akan kita buang begitu saja dan kita akan mengambil maknanan lain, yag kelihatannya lebih enak—kita lupa dengan saudara- saudara kita yang masih banyak kelaparan dan kekurangan gizi— Sebelum pulang, semua meja telah kita kunjungi, dan yang terakhir biasanya meja buah. Kita baru ingat makan buah sewaktu perut kita sudah kenyang, makan buah pun akhirnya hanya sekedarnya saja.
Setelah sudah cukup lama duduk di ruang sarapan pagi itu, sementara bule-bule itu masih melanjutkan sarapannya sambil bercengkrama dengan teman-temanya, saya tarik tangan anak saya, “ayo kita ke pantai nak, kita jalan pagi di pantai, nanti kita berenang juga, seperti tiga orang bule yang kelihatan sehat dan bersemangat itu!”.
Dalam perjalanan ke pantai, terbayang juga oleh saya tingkah polah makan bule-bule itu dan tingkah sebagian kita juga, yang makan bukan karena sudah lapar, perlu, butuh, tapi karena menurutkan nafsu, melihat makanan yang enak, ada makanan yang tersedia, untuk kepuasan, hiburan, gengsi dan sebagainya. Dan, kita seola-olah lupa, bahwa makan juga dapat menjadi biang keladi penyakit. Kita seperti juga tidak menyadari bahwa makan akan membentuk dan menentukan siapa kita.
Agama memerintahkan, “makanlah, dan minumlah, tapi jangan berlebihan”. Tuhan tidak menyukainya. Dan, “makanlah makanan yang tidak hanya halal, namun juga yang baik”. Sayang, sekali lagi kita sering mengabaikan perintah Allah ini. Maka tidak heran, penyakit hipertensi, jantung, stroke, diabetes mellitus menjadi ancaman dan penyebab utama kematian kita saat ini.

Kamis, 31 Maret 2011

Nama buat anak

Kalau kasih nama anak, jangan sembarangan sebab nantinya bisa membuat masalah bagi sang anak. Nama-nama anak laki seperti disebut di bawah ini sebaiknya dihindari : Dicky, Diman, Dipo, Didi, Dimas, Dicker, atau Dino, dll. Sedangkan kalau punya anak perempuan, jangan diberi nama ataupun panggilan seperti :
Ditta, Dian, atau Ditty, dll. Mengapa? Dari pengalaman di sebuah perusahaan kontraktor bangunan, orang-orang dengan nama seperti di atas mengalami nasib apes. Selain jabatannya seadanya, namanya pun ditambah-tambahi oleh divisi personalia sehingga menjadi tampak sesuai dengan jabatannya. Namun, nama baru dengan tambahan itu sungguh memalukan. Simaklah…. !!
DAFTAR KARYAWAN PT DISSEL LIPIN
1. Sopir: Bpk. Dicky Bullin
2. Montir Lapangan: Bpk. Diman Fa’atin
3. Sekretaris: Ny. Dina Ikin
4. Kasir Kantor Pusat: Bpk. Dipo Rottin (waktu masih bayi orangtuanya memberi nama: Dipo Pokkin)
5. Cleaning Service I: Sdr. Dicker Jain
6. Cleaning Service II: Sdr. Dibo Ongin
7. Security: Sertu (Purn) Dipo Tongin
8. Waker Malam: Kopda (Purn) Didi Amin
9. Kasir Lapangan: Sdr. Dimas Sukin
10. Kurir Luar Kota: Sdr. Dicky Rimin
11. Penjaga Gudang: Bpk. Dicky Rain
12. Kepala Seksi Catering: Ny. Ditta Ngisin
13. Siswi Magang Bagian Catering: Nn. Ditty Durin
14. Asisten Catering: Nn. Ditta Nyain
15. Asisten Purchasing Lapangan: Nn.Ditta Bokin
16. Asisten Urusan Supply: Sdr. Dino Dain
17. Clerk Personalia Lapangan: Ny. Dian Cemin
18. Siswi Magang Bagian Admin: Nn. Dian Tarrin
19. Siswi Magang Bagian Akunting: Nn. Dian Nuin
Ttd.
Drs. Desiana Prayogo
Kabag Personalia

Rabu, 30 Maret 2011

akibat facebook

Menggunakan situs jejaring sosial seperti Facebook kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat modern. Facebook  diyakini telah memberi pengaruh besar pada banyak aspek kehidupan, baik yang sifatnya positif maupun negatif.Penggunaan jejaring sosial di kalangan remaja dan anak-anak pun dinilai sangat membantu. Tetapi di balik manfaatnya, para dokter anak di Amerika Serikat memperingatkan akan kemungkinan dampak buruknya.
Sekelompok dokter yang tergabung dalam American Academy of Pediatrics memperingatkan para orang tua akan munculnya risiko depresi akibat penggunaan situs jejaring sosial ini. Mereka menyebut gejala "Facebook Depression" dapat mengancam para remaja akibat terobsesi dengan situs online tersebut.
Sebelumnya, para pakar menyatakan ketidaksetujuannya kalau Facebook berkaitan langsung dengan depresi pada beberapa anak. Mereka menilai, untuk menyimpulkan hubungan antara situs pertemanan dengan gejala depresi pada anak tidaklah mudah. Demikian pula untuk membedakan kondisi psikis yang berhubungan dengan penggunaan situs ini.
Tetapi Gwenn O'Keeffe, dokter anak di Boston yang menulis panduan penggunaan jejaring sosial untuk American Academy of Paediatrics menyatakan, terdapat aspek unik dari Facebook yang dapat menimbulkan kesulitan bagi anak-anak dengan rasa percaya diri rendah.
Sebagai media untuk ajang bereksperesi di mana seseorang dapat berbagi isi hati, meng-update status, atau memasang foto-foto pribadi saat bersenang-senang, laman Facebook menurut  O'Keeffe justru dapat membuat sebagian anak merasa lebih buruk. Mereka yang percaya dirinya rendah ini berpikir kalau mereka tidak bernasib sama.
"Ini bisa lebih menyakitkan ketimbang duduk sendiri di keramaian saat makan siang di sekolah atau peristiwa hidup nyata lainnya yang bisa membuat anak-anak terpukul," terang O'Keeffe.
Ia menilai, Facebook memberikan pandangan yang sempit dari apa yang terjadi sesungguhnya, sebab di online tidak ada cara untuk melihat ekspresi wajah atau membaca bahasa tubuh untuk memberikan konteks.
Dengan panduan yang diberikan American Academy of Paediatrics, kata O'Keefe para dokter diharapkan menyampaikan pesan kepada para orang tua agar mereka mau mengawasi anak-anaknya. Orang tua dapat menyampaikan kepada anak-anaknya tentang cara menggunakan internet yang baik dan mewaspadai depresi atau risiko penggunaan online lainnya seperti cyberbullying dan sexting.

suplemen buat tubuh kita

Jika kita memasuki apotek atau toko obat, ada begitu banyak suplemen multivitamin yang dipajang di rak. Tetapi, pernahkah kita tergerak untuk membelinya, kecuali bila dipaksa oleh sang pramuniaga? Sebagian besar dari Anda mungkin akan berpikir, jika Anda sudah mendapatkan vitamin dan mineral dari sumber bahan makanan alami, untuk apa mengonsumsi suplemen tersebut?Masalahnya, seberapa sering sih, kita makan dengan sehat? Apakah buah-buahan dan sayuran itu kita konsumsi setiap hari sudah sesuai takaran yang dianjurkan?
Menurut Dr Alan Logan, dokter naturopati dan pengajar di Harvard’s School of Continuing Medical Education, dalam kondisi dimana kebutuhan vitamin dan mineral Anda tak tercukupi, ada empat jenis suplemen yang bisa Anda konsumsi. Ingat, suplemen bukanlah pengganti makanan sehat yang harus kita konsumsi, melainkan makanan tambahan.

1. Multivitamin atau mineral. Mengonsumsi suplemen ini secara rutin tiap hari akan memastikan Anda mendapatkan semua vitamin dan mineral yang Anda butuhkan. Karena semua vitamin dan mineral itu saling melengkapi untuk memberikan manfaat kesehatan yang terbaik. Jika Anda mengonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E, atau berbagai vitamin antioksidan lain sendiri-sendiri, hal ini justru akan merugikan. Anda akan mendapatkan pengaruh pro-oksidatif.  Konsumsi satu multivitamin yang tidak melebihi takaran dosis harian.

2. Vitamin D. Paparan sinar matahari pagi akan memberikan cukup vitamin D selama beberapa minggu. Namun penggunaan sunscreen dapat menghalangi kemampuan kita menyerap vitamin D. Dr Logan juga mengatakan bahwa mengonsumsi vitamin D secara terpisah (di luar multivitamin) tidak akan merugikan. Sayangnya, sebagian orang di beberapa tempat yang kurang mendapatkan sinar matahari tidak akan mendapatkan kemewahan ini. Karena itu, mereka perlu mengonsumsi suplemen dengan vitamin D untuk memenuhi kebutuhannya. Dosis yang disarankan adalah 1.000 IU (International Unit) sehari.
3. Minyak ikan. Asam lemak ini biasanya ditemukan dalam ikan atau tumbuh-tumbuhan. Ikan dianggap sebagai sumber omega-3 yang lebih baik daripada tumbuhan, karena omega-3 yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan (disebut asam alpha linolenic) perlu dikonversikan oleh liver menjadi DHA untuk mendapatkan manfaatnya. Sedangkan kebanyakan Omega-3 yang ditemukan pada ikan sudah dikonversikan oleh ikan itu sendiri. Maka, jika Anda tidak mengonsumsi ikan berlemak minimal tiga kali seminggu, Anda perlu mengonsumsi suplemen minyak ikan.
Sementara itu jika Anda seorang vegetarian, Anda bisa mendapatkan asam lemak Omega-3 dari tumbuhan, seperti flaxseed, walnut, dan kacang-kacangan lainnya. Pastikan juga Anda mendapatkan cukup vitamin B6 dan vitamin B3, asam folat, seng, dan selenium, untuk memaksimalkan angka konversinya. Dosis harian yang disarankan adalah 1 gram minyak ikan dengan EPA/DHA.
  
4. Probiotik. Jika Anda tidak mengonsumsi makanan yang difermentasikan, seperti yogurt, secara teratur, Anda mungkin tidak akan memperoleh cukup banyak bakteri baik ke dalam sistem untuk mencerna dengan semestinya. Sebagai gantinya Anda bisa mengambil suplemen probiotik. Perlu Anda ketahui, banyak juga yogurt yang memiliki kualitas rendah. Karena itu, pintar-pintarlah memilih yogurt yang lebih murni dan alami. Jenis probiotik yang bisa menjadi pilihan antara lain kefir, atau yogurt Yunani.

PHOBIA Minum obat tablet ??? disini solusinya

Suatu penelitian membuktikan, fobia dapat dikurangi dengan cara minum tablet yang mengandung hormon stres kortisol. Hormon kortisol, yang jadi bagian reaksi tubuh terhadap bahaya, berfungsi "membuka" otak sehingga dapat diprogram untuk menghilangkan kegelisahan.Dalam percobaan terhadap 40 pasien penderita akrofobia (ketakutan terhadap tempat tinggi dan sudut), terapi tingkah laku dan pemberian kortisol secara drastis mengurangi keengganan mereka.
Sebagian pasien diberi tablet kortisol, sementara lainnya tanpa sadar diberi obat palsu yang tidak berefek apa-apa. Seluruh obat diberikan satu jam sebelum pasien dihadapkan pada simulasi elevator luar ruangan.
Rasa takut mereka diukur selama 3 hingga 5 hari dan sebulan setelah mereka berhadapan dengan simulasi. Rasa takut dinilai dari kuisioner dan sensor yang memindai keringat.
Hasilnya, orang yang diberi pil palsu didapati lebih gelisah ketimbang orang yang diberi kortisol. Hasil pemindaian keringat juga menunjukkan kalau orang yang diberi kortisol memiliki rasa takut lebih sedikit.  Efek pengobatan didapati berjangka panjang, masih efektif sebulan kemudian.
"Percobaan ini bisa hasilkan perkembangan terapi yang efektif dalam kelainan tingkah laku," kata peneliti yang menerbitkan hasil studinya dalam Preceedings of the National Academy of Sciences. Dr. Dominique De Quervain, ahli saraf dari Basel University, Swiss, mengatakan bahwa kortisol dapat mempercepat terapi.
Kortisol adalah hormon yang dibuat kelenjar adrenal. Beberapa kelainan, seperti artritis, kelainan kulit, dan asma dapat ditangani dengan kortisol sintesis

Senin, 14 Maret 2011

cinta sayang banget ma beib
jangan pernah tinggalin cinta beib